Selasa, 26 Juni 2012

--- dalam Do’a dan Air mata ---


::: kadangkala saat kita mencari kesempurnaan, yang kita dapat kemudia adalah kekecewaan.
Tetapi kala kita siap dengan kekurangan, maka segala sesuatunya akan terasa istimewa :::

Andai saja kau tak datang, aku takkan memandang, andai saja kau tak tersenyum,
Aku takkan melamun,
Ketika hati kembali terhantam oleh rasa kecewa itu, apa,,, apa lagi yang harus ku lakukan, Apa yang harus ku lakukan untuk mempertahankan kekokohan rasa ini, jika batu saja mampu tertembus air yang selalu menetesinya, akankah hati ini akan lebih kuat dari sebuah batu “kecewa” yang terus menghantam…
Bagiku dunia ini begitu indah, indah ketika kita merajut asa dan rasa dengan mesra, tapi apakah keindahan itu tetap berdiri tegak ketika rasa kecewa kembali kau hadirkan? Masih adakah rasa indah itu, akankah sebuah keindahat tersanding mesra dengan sebuah rasa kecewa? Akankah?
Aku tau, cinta ini ibarat api, jika aku jaga dengan indah, maka cinta itu akan menghangatkanku, namun jika kusiram dengan cemburu maka cinta itu akan membakar diriku… aku tau itu bahkan aku sangat mengetahuinya, karenanya aku tetap berdiri tegak saat kau menghantam bagian terapuh “hati” dalam diriku dengan berbagai cara, kau… ya, kau yang memintaku untuk tetap berdiri tegak walau kau pernah berusaha pergi dan menghindar lantas datang kembali dengan membawa asa,,, aku tetap berdiri, inikah yang kau mau? Kau terus menghantamku dengan banyak rasa sakit yang mendera tapi kau jua yang memintaku untuk tetap tegar dengan hantamanmu.
Ya Allahu Robbi… maafkan hamba atas semua ini, kuatkan hamba Ya Allah… aku yakin setiap rasa sakit yang datang tak akan bertahan lama dan aku yakin ini adalah ujianmu, ujianmu untuk hamba, untuk dia dan untuk sebuah komitmen ini, hanya Engkau Penolong hamba Ya Allah, Engkaulah Segalanya, Hanya Engkau,,,
Ya Allah… alangkah besar Ni’mat yang Engkau beri padaku dan dia, Ni’mat cinta yang tertanam dalam diri kami,
Karuniakanlah pada hatiku iman yang kuat Ya Allah serta anugerahilah hamba kesabaran lebih untuk menghadapi semua perlakuannya untuk hamba,



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar